Ortus Magazine
Rebel; Mengingatkan Pentingnya Membumi Simbologi Dua Kultur Lokal, Ortuseight x Asbhoel
September 26, 2022
 

Kita adalah apa yang kita kenakan, jadi apa yang kita pakai menggambarkan diri kita, untuk memperlihatkan identitas kita dan jati diri kita. - Sena Senjani, Owner Asbhoel

Asbhoel dan Ortuseight memiliki perjalanan yang sama, yaitu sama-sama memulai dari bawah dengan modal semangat membuat brand dari bawah dan berkeras untuk mempertahankannya.- Yuda Amardika, Brand Manager Ortuseight

--

23 September 2022, Jakarta - Pada kuartal ketiga tahun ini, kolaborasi antara dua Local Brand yang sudah memiliki tempat di hati masyarakat muda Indonesia, PT Vita Nova Atletik dan Asbhoel, clothing line urban asli Bandung menghasilkan artikel unik yang padat makna. Adalah REBEL ,sneakers yang tercipta dengan tujuan utama untuk menyuntikkan semangat daya juang dan agilitas para konseptor dibaliknya.

Sena Senjani, pemilik dari brand clothing Asbhoel yang merupakan akronim dari asal bulat tekad ini, lahir dan besar di Bandung. Penyuka berbagai aktivitas fisik yang dulu bercita-cita menjadi atlet ini sedari muda memang sudah menyukai olahraga sepakbola, badminton, sepeda hingga touring motor yang membuat dirinya menjadi sosok yang aktif dan kreatif. Selain itu, Sena juga menyukai musik Indie dan mendukung pergerakan seniman lokal terutama di Bandung. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang menyukai warna hitam ini juga aktif mengikuti berbagai organisasi seperti HIPMI, Gekraf Bandung, IESPA hingga komunitas motor. 

Selain menjadikan Brand high-end dan desainer kenamaan seperti Virgil Abloh sebagai acuan, Sena Asbhoel dan Brand Director Asbhoel, Akmal juga mengakui bahwa mereka mencontoh daya tahan kekuatan merek lokal dan tak segan menyatakan kekagumannya, “kami coba melakukan kurasi sebisa mungkin untuk mengikuti (kualitas) standar fesyen kelas dunia, namun disaat yang bersamaan, kami merasa banyak belajar dari sesama industri clothing dan apparel Bandung tentang bagaimana mempertahankan valuasi sebuah brand, dan memperjuangkan eksistensi bersama agar tetap bisa sustain, dan relevan untuk muda-mudi lokal,”  ujar Akmal.

Sementara dikutip langsung dari Sena, beliau berpendapat bahwa merek lokal sangat kreatif dan secara personal dia berpendapat bahwa kekuatan utamanya ada pada para penggerak di industri ini yang harus saling rangkul, “Untuk kami, sekarang sudah tidak ada persaingan atau kompetisi, tapi lebih ke kolaborasi. Karena dengan kolaborasi dan menyatukan dua gagasan antar brand antar produk, itu bisa saling memberikan ide,” ujarnya, “Seperti Ortuseight, brand baru tapi luar biasa, semua  pemain sepakbola pasti sepatunya Ortuseight, dua brand yang keren dan punya nilai jual masing-masing, kalau digabung ya pasti bisa bombastis,” pungkasnya. 

Sementara disisi lain, Yuda Amardika, Brand Manager Ortuseight menyatakan bahwa, “Asbhoel menurut saya merupakan brand dengan orisinalitas kuat dan dekat dengan para penggunanya, dapat menjaga loyalitas. Asbhoel juga memiliki history yang sama dengan Ortuseight yaitu sama sama memulai dari bawah dan memiliki modal semangat dan berani saat membuat brand. Lebih lanjut Yuda menyatakan bahwa persaingan antar brand lokal yang sehat adalah bagaimana caranya agar dapat memberikan servis dan inovasi untuk pengguna, “sehingga industri lokal jadi ikut maju,” tutupnya.

Lebih dalam tentang artikel kolaborasi yang diberi nama REBEL, desain awal merupakan konsep bahwa sepatu sebagai alas kaki yang paling dekat dengan bumi, untuk itu tim produksi mencoba untuk menyesuaikan seri ini dengan color-tone yang sering dijumpai di daratan. “Secara filosofis kami juga ingin mengingatkan untuk tetap berpijak pada tanah, setinggi apapun pada akhirnya dirimu nanti. Sementara untuk kaosnya memiliki grafis api yang mengisyaratkan semangat yang membara, tone ini kami harapkan membawa kekuatan atau energi bumi pada yang memakainya,” ujar Akmal. Melengkapi konsep dari Asbhoel, Octrisany Dwi Putra,  Head of Design Ortuseight juga berpendapat bahwa, “Seri ini juga ingin menjadi pengingat yang ingin menyampaikan pesan untuk anak muda, kalau melalui karya kita bisa buat history yang baik untuk diri kita sendiri,” tutupnya.  Sementara pigment colorway monokromatik dari empat swatch tonasi warna cokelat dari REBEL yang diberi tajuk Machiato ini diambil dari bahasa Italia yang artinya noda atau tanda. Selain merefleksikan warna kopi yang memiliki sifat adiktif karena unsur kafein yang dikandungnya, warna ini disadur dapat merepresentasikan sifat yang bold, seperti bumi. 

REBEL  yang disadur dari kata Rebellion mendapatkan nyawa pada sketsa kasar yang dibuat oleh tim desain Ortuseight yang kemudian disesuaikan dengan karakter Asbhoel. Sementara pada inner-sole dibubuhkan wording  "History Of Living", kalimat yang menghembuskan pentingnya landasan serta gagasan positif dalam setiap tindakan, Karena setiap pergerakan yang kita lakukan, sekecil apapun itu, akan menjadi bagian dari sejarah hidup kita, history itu adalah bagian yang tidak mungkin dapat terulang,” ujar Octrisany Dwi Putra. Desain sepatu yang cutting-edge diasosiasikan untuk merepresentasikan adiksi dalam kreativitas yang nyaman digunakan sehari-hari oleh penggunanya.

Dari sisi teknis teknologi, REBEL memiliki Tongue Label dari material woven, kemudian bagian inner terdiri dari tumpukan Sandwich Mesh yang dikelilingi Flex Mesh serta lubang tali dari bahan Lace Flat bermaterialkan Nylon 6 dengan Injected Eyelet.  Seri ini juga memiliki PU Synthetic Tumbled dengan variasi Punching Hole dan body upper berbahan Splite Suede dan PU Nappa with Square Perforated, bagian upper juga diberi aksen Through Stitching dengan TPU Hotmelt/Nosew dan Printing Deboss pemanis berinisialkan logo ortus dan wording asbhoel yang ditutup dengan sole Phylon Hardness 40 Shore c.

REBEL di bagian Upper dengan teknologi QuickFit atau material pelapis dalam upper sepatu yang lembut agar fitting sepatu pas dan secara instan mengikuti bentuk kaki pemakai, adaptasi yang lebih cepat dapat diartikan sebagai efisiensi yang  penting untuk diperhitungkan karena sapatu diharapkan dapat digunaikan dengan nyaman untuk kegiatan harian. Seri ini juga diberi sentuhan CumulusFoam, teknologi andalan dimana Ortuseight memberikan fungsi tambahan pada midsole, membuatnya sangat empuk sekaligus ringan dan memberikan kenyamanan luar biasa bagi pemakainya serta sensasi berjalan di atas awan. Teknologi CumulusFoam ini juga mampu meredam benturan kaki ke permukaan tanah sehingga sangat membantu mengurangi risiko cedera pada lutut, REBEL juga disempurnakan oleh sockliner berteknologi OrtShox yang membuat desain sepatu mengikuti kontur telapak kaki pengguna  sehingga kaki dapat menapak dengan nyaman di bantalan yang empuk namun tetap responsif. Teknologi kunci pada insole ini juga memberikan grip atau cengkraman yang baik dari kaki ke tapak dalam sepatu yang fungsinya solid sebagai upaya pencegahan agar kaki tidak sengaja bergeser ketika sepatu dipakai dengan intensitas tinggi. Pada bagian midsole atau sockliner diberi kekuatan teknologi OrtShox

“Kami ingin agar kualitas brand lokal baik dari segi detailing hingga ciri khas agar semakin baik, karena biar orang yang beli bangga, puas dan tidak menyesal. Semoga dalam lima tahun kedepan brand lokal bisa semakin mendunia dengan karyanya,” tutupnya bersemangat.

Dengan konsep gabungan yang luar biasa dari Asbhoel dan Ortuseight, REBEL, yang tersedia dari ukuran 37 hingga 46, dibanderol di angka Rp 549.000 dengan jumlah stok terbatas. Seri REBEL ini tersedia secara online di official Online store Ortuseight dan juga secara offline pada Official Distribution Channel Ortuseight - PT Vita Nova Atletik sekaligus pada offline store Asbhoel di Jalan Sultan Tirtayasa No. 41 Bandung. Jadi, teruntuk para pecinta tren urban yang memiliki semangat sama dengan konsep dari seri ini, silakan untuk mempertimbangkan REBEL sebagai simboli semangat yang dapat dikenakan sehari-hari.

TRENDING

4 Sepatu Ortuseight untuk 4 lapangan berbeda

Pemilihan sepatu yang tepat sangat menunjang permainan dan kenyamanan pemain saat menggiring bola. Untuk itu memilih sep...

explore more
ORTUSEIGHT TREASURE HUNT - SYARAT DAN KETENTUAN

...

explore more
Hypersonic pioneer Sepatu Lari Carbon Plate Pertama di Indonesia.

Selang setengah tahun sudah perwakilan Indonesia pada 2021 lalu, Hendri Pardede,...

explore more