Ortus Magazine
Darbotz X Ortuseight, Representasikan Bauran Pentingnya Proses Dengan Catalyst Fragment FG SE
August 04, 2022
 

Kami ingin terus berinovasi, mengawinkan performance shoes dengan garis desain yang khas dan berbeda pada tiap seri, agar hasil kolaborasi bisa penuh arti.- Octrisany D. Putra, Head of Product Design Ortuseight

Api untuk berlatih dan berkarya akan selalu ada dan tidak pernah padam jika kita melakukannya tanpa beban. Jadikan latihan itu sebagai kebutuhan, bahkan adiksi. - @darbotz

--

PT Vita Nova Atletik semakin garang menjadi jembatan kreasi artis lokal Indonesia. Percaya pada tiap milestone dan fragmen hidup adalah premis seri spesial kali ini, baik sebagai atlet, artist atau bidang apapun yang digeluti. Dibawah brand utama mereka, Ortuseight bersama seorang graffiti artist lokal Indonesia yang namanya sudah tak asing di telinga, Darbotz, berhasil merealisasikan konsep tersebut dalam sebuah aktualisasi karya yang nyata. 

--

3 Agustus 2022, Jakarta - Ortuseight membawa kabar hangat dipenghujung tahun dengan meluncurkan seri Catalyst terbaru untuk kategori Football yang selain teknologinya disempurnakan, pula memiliki keunikan khusus. Ide awal dimana Ortuseight tidak hanya ingin dikenal dikalangan olahraga saja membuat brand favorit fanatik bola di Indonesia ini gencar melakukan kolaborasi dengan seniman lokal, untuk satu tujuan utama, menampung aspirasi dan menyediakan opsi bagi para pemain bola diseluruh Indonesia. “Tim kita (Ortuseight) awalnya ngebayangin kalau performance shoes (yang) di kawinin sama street-art bakal bagus hasilnya, karena ada “garis design” yang pasti berbeda dari tangan designer dan tangan street-artist, nah hal ini juga yang coba kita kawinkan lewat kolaborasi kali ini,” ujar Octrisany D Putra, Head of Product Design Ortuseight. Kejutan kolaborasi ini merupakan trend positif yang oleh Octri, dirasa hasil akhirnya sangat memuaskan.

Dengan badan sepatu bermaterialkan Hulex Mono dan printing ciamik lima warna, Catalyst Fragment nyaman dikenakan karena menggunakan Full-Knitting super halus pada bagian pergelangan kaki. Sockliner sublimation dan TPU Clear printing yang sama-sama full motif juga dilengkapi dengan tongue logo khas Ortuseight dan Darbotz.

Sementara Darbotz yang pada tiap karyanya ingin bercerita tentang kota besar ini, pada desain Catalyst Fragment ingin menuangkan pecahan atau fragmen yang menggambarkan peta proses bertumbuh seseorang, terlepas dari apapun itu profesi dan media berkaryanya. “Mau itu pemain bola, pemain basket, graffiti artist, kita semua akan meninggalkan jejak dan pecahan kecil, dan (kita) harus yakin bahwa tiap jejak pecahan kecil itu adalah awal dari langkah kita untuk menuju (kepada) sesuatu yang besar,” pungkasnya.

Menggambar di jalanan adalah proses berharga bagi Darbotz yang merupakan akar dari awal perjalanan karirnya sebagai seorang graffiti artist. Sumber utama inspirasinya yang adalah hiruk pikuk kota membuat dirinya harus berada secara fisik di tengah kebingaran itu. Main-source utama inspirasi dari kota yang padat, menginspirasinya mencipta beberapa signature character berupa cumi-cumi, monster-ball dan totem yang meniupkan asas berbeda dari karya seniman lainnya yang serupa. Dengan tarikan garis yang tegas dan monokromatik hitam-putih, Darbotz berniat menetralisasi over-saturated nya warna ibu kota dan kota besar dengan pendekatan kontradiktif secara visual. 

“Masing-masing seniman punya identitasnya sendiri, warna hanyalah salah satu variabel teknis, intinya bentuk karakter monster alter ego adalah diri saya yang diharuskan untuk menghadapi kerasnya kota besar, karena saya yakin semua orang yang hidup di kota besar harus jadi monster untuk survive di jungle hutan beton, kalo ngga, ya akan ditindas oleh kekalahan,” ujar skilled artist yang menggunakan paint brush pada dinding pula mengombinasikan tools digital serta teknik hand-drawn pada berbagai karyanya ini.

Premis otentik itulah yang ikut dituangkan pada Ortuseight x Catalyst Fragment FG SE, yang pula memiliki benang merah dengan kampanye terbaru Ortuseight dan Ortuslifestyle, #tenthousandhours, dimana campaign ini menekankan pentingnya rasa sabar dan percaya pada proses untuk semua anak muda di Indonesia.

Mulai mencipta karya dari tahun 1997 ketika Darbotz menjalani sekolah menengah atas di Jakarta, dirinya mencoba untuk mengaktualisasi self-expression dengan cara menggambar pada media tembok hingga kuliah di tahun 2004, first commissioned works-nya didapatkan dimulai dari kurun waktu 2006 dan konsisten hingga saat ini. Perjalanan yang menempatkan Darbotz dititik sekarang, dimana dirinya sudah berkolaborasi dengan banyak partner; baik brand, komunitas maupun sesama artist dari field yang berbeda, membuat pria kelahiran Jakarta yang menerapkan teknik spray paint untuk karyanya dijalan ini berada di tahap matang sebagai seorang graffiti artist dan dinilai well-fitted oleh Ortuseight untuk partner kolaborasi kali ini.

Namun stabilitas karya dari seorang Darbotz tentu tidak didapatkan dalam satu malam, diakui oleh Darbotz yang juga salah satu founder komunitas tembokbomber ini, karya kreatif harus memiliki ciri khas, dan ciri khas bisa didapatkan jika pelakunya konsisten dan berani melewati proses, “Ngga mungkin sehari dua hari satu tahun berkarya orang langsung tau. Bikin terus sampe orang notice. Karena kontinuitas akan memperkuat sebuah identitas visual dan membuat karya kamu matang dan berevolusi,” tukasnya. Selain percaya pada proses, dia juga menekankan pentingnya identitas, “(Karena) kalau setiap saat karyanya berubah orang jadi bingung, karena bahasa visual itu sangat kuat.” Membangun identitas adalah titik yang krusial, Darbotz menyarankan untuk menjaga api semangat dengan cara kalibrasi ketika berada dititik jenuh. “Tanyakan kepada diri sendiri apa tujuan awal dan tetap berlatih dan berkarya dengan dasar suka, tanpa paksaan, sehingga proses itu tidak terasa sebagai beban. Karena karya yang didasari dengan kejujuran itu akan memberi impact yang besar.” 

Ortuseight x Catalyst Fragment FG SE yang memiliki set spesial berupa sepatu bola, bola sepak dan shinguard kali ini mencoba meniupkan semangat tersebut pada pemakainya. “Harus punya mental show them what you got, tunjukin apa yang lo bisa. Tidak ada yang instan dan selalu total, jangan cuma seratus persen kalau bisa dua ratus persen,” ujarnya tegas. 

Selain semangat untuk total, kolaborasi yang Darbotz lakukan diakuinya juga memiliki misi tersendiri, “Saya tidak berharap menjadi terkenal karena menggambar, tapi saya lebih ingin ke menunjukan kepada generasi muda, terutama yang senang menggambar, baik itu mural, grafiti dan lainnya, bahwa bisa sukses dan hidup (dari bidang ini), itu cara saya membuka peluang buat generasi selanjutnya, kita di industri ini bisa menjadi sesuatu.” Dan kolaborasi dengan Ortuseight ini dapat dikatakan merupakan salah satu bukti konkret bahwa seniman juga bisa mendapat rekognisi dengan cara menuangkan karyanya pada produk olahraga; baik bola, sepatu dan aksesoris lainnya.

Namun semangat itu dia tegaskan bukan tanpa syarat, “Jalan untuk membuat sesuatu itu macem macem, tapi jangan sampai kehilangan soulnya. Banyak berkolaborasi dengan brand, tapi tetap melakukan aktivitas gambar di jalan dan rangkul komunitas, dimana disanalah root sebagai street artist bermula dan terjaga.” Selain mengingatkan untuk tetap menginjak tanah, Darbotz juga mengajak untuk harus tetap memiliki pikiran yang terbuka untuk maju, karena jaman berubah dan sebagai generasi muda, harus mampu beradaptasi dengan jaman supaya karya tetap relate tanpa meninggalkan akar lahirnya karya tersebut. “Idealisme harus hati-hati karena kita bakal jadi fosil. Intinya kalo suka sama suatu bidang, pasti bisa selalu buat cari waktu untuk upgrade, dan meng-collect fragmen itu menjadi experience kamu. Tidak ada alasan tidak punya waktu,” landasnya.

Sementara highlight Ortuseight pada Catalyst Fragment FG SE untuk sisi teknis kali ini terdapat pada teknologi OrtTrex di outsole dimana Ort-TreX adalah sistem pul/stud pada outsole yang dirancang secara khusus dan ditempatkan dengan seksama serta sistematis untuk memberikan traksi dan respon kepada pemakainya agar dapat bermanuver dengan cepat. Adapula QuickFit yang terdapat di bagian upper sepatu dengan material pelapis dalam upper sepatu yang lembut agar fitting sepatu pas dan langsung mengikuti bentuk kaki pemakai, membuat sepatu terasa nyaman ketika digunakan, bahkan pada pemakaian pertama tanpa butuh penyesuaian terlebih dahulu. Selain itu bagian upper menggunakan material Synthetic PU 1.2 mm, dan outsole menggunakan TPU clear printing. Disematkan pula teknologi  OrtSpine pada outsole yang merupakan teknologi pada bagian tengah sepatu, berfungsi menjaga kekuatan dan bentuk dari outsole tersebut sehingga tetap kuat namun tetap fleksibel menopang beban pemain yang memakainya. Outsole Catalyst Fragment FG SE pula memakai bahan yang terbuat dari rubber hardness 55 yang menambah performance pemain dijamin makin prima.

Terakhir, teknologi OrtShox pada bagian sockliner dimana OrtShox adalah insole yang didesain dengan teknologi 3D molded untuk memberikan kenyamanan dan grip pada telapak kaki agar pemain dapat memberikan gerakan-gerakan spontan.  

Cataylst Fragment FG SE X Darbotz dibanderol dengan harga Rp 599.000 , Fragment FB Ball dengan harga Rp 349.000 dan Fragment Shinguard pada harga Rp 75.000. Semua produk ini tersedia secara online di official Online store Ortuseight dan juga secara offline pada Official Distribution Channel Ortuseight - PT Vita Nova Atletik di setiap kota seluruh Indonesia. Jadi, teruntuk para pecinta sepakbola yang menyukai desain ataupun konsep otentik dari terciptanya sepatu seri khusus ini, koleksi kolaborasi Ortuseight dan Darbotz pasti dirasa sangat pantas untuk menjadi salah satu andalan tempur di lapangan. 

The authentic soul that shows; mencipta semangat kontinuitas untuk berjuang, dengan Catalyst Fragment FG SE.

TRENDING

4 Sepatu Ortuseight untuk 4 lapangan berbeda

Pemilihan sepatu yang tepat sangat menunjang permainan dan kenyamanan pemain saat menggiring bola. Untuk itu memilih sep...

explore more
5 Tips Merawat Sepatu Bola Ortuseight

Apakah kamu sering menghadapi masalah dengan sepatu yang sangat cepat rusak? Mungkin bisa saja kamu memang tidak merawat...

explore more
Hypersonic 1.0, Bukti Ortuseight Terjang Boston Marathon 2021

Dengan menyandang tajuk “Your Flying Machine”...

explore more